Bangunan-bangunan di laut yang dibuat untuk tujuan pengeboran minyak dan gas bumi memiliki beberapa tipe. Kategorisasi yang paling umum adalah bangunan yang menempel di dasar laut (fixed) dan bangunan-bangunan laut yang terapung. Seseorang akan mulai beralih untuk berpikir membuat bangunan yang terapung karena bangunan yang menempel di dasar laut sudah tidak mampu lagi dibangun atau tidak ekonomis. Penyebabnya adalah kedalaman laut yang semakin bertambah sehingga sudah tidak dimungkinkan lagi menyiapkan sebuah bangunan dengan tinggi lebih dari 500 meter.
Bulan November 2010 yang lalu saya berkesempatan berbagi ilmu di forum KuyaOG di Jakarta tentang bangunan terapung atau dalam English istilahnya Floating Structure. Materi presentasi dapat diunduh di link berikut. Materi presentasi juga telah di-share di website www.migas-indonesia.net dan milist Migas Indonesia. Dalam materi presentasi tersebut dibahas beberapa hal mengenai floating structure yang diawali dengan beberapa alasan kenapa kita musti beralih ke hal tersebut. Selain itu, dibahas mengenai jenis-jenis floating structures beserta karateristik dan tujuan penggunaannya. Semoga bisa memberikan manfaat. Ruang terbuka untuk diskusi tentu saja masih terus dibuka. Dipersilahkan untuk memberikan komentar, kritik maupun saran.
Terimakasih.
-Singapore, 5 Mei 2011-
Recent Comments