Posted by: Jaring | April 21, 2008

Seperti Malam-malam Sebelumnya

Tulisan ini dibuat akhir tahun 2005, saat ku masih menuntut ilmu di Bumi Ganesha…Pernah diposting di blog Friendster…Karena lama tak diupdate, jadi pindahin ke sini deh…

Selamat Membaca..

Yah…mungkin tulisan ini sepatutnya terlempar kemarin malam, namun ternyata ada saja bidadari baru yang mencoba membenturkan pemikirannya dengan pemikiranku, seperti biasa tak jauh-jauh dari pembahasan retorik yang mungkin hampir dialami oleh semua makhluk bumi yang puya rasa dan karsa.

Bukan..bukan sekedar itu yang membuat tulisan ini terlempar di malam Bandung yang dingin ini, ya..di sebuah malam dingin yang hampir seharian disiram hujan..mungkin sebuah ucapan selamat dari Yang Maha Kuasa atas hari jadinya (bandung-red) yang jatuh pada hari ini…Hal lain yang menghempaskan niaku untuk menulis malam itu ialah terlontarnya ajakan dari kawanku, ya…kawan dekatku , dia mengajakku untuk kembali menikmati kemelut malam Dago di malam minggu, sebuah malam yang aku sendiri mungkin sudah meninggalkan lama istilah itu.. :), aku menamakannya “sabtu malam”, sama dengan senin malam, selasa malam, rabu malam dan kawan-kawanya…Kawanku yang cukup revolusioner, seorang insan non-pri yang aneh ??? Aneh, karena tak selazimnya “dia” berperilaku seperti itu, sebuah periaku absolut yang cukup membuat kagum segelintir orang asli republik ini. Aneh…karena dia begitu sensitif tentang hal-hal yang terjadi di sekitarnya, especially about education & kemiskinan, 2 hal yang mungkin sang penguasa republik ini agak terlupa untuk mengurusnya, bahkan kartu kompensasi BBM yang harus dibagikan merata ke keluarga miskin pun mereka tidak becus (aku dengar berita ini tadi sore di sebuah stasiun swasta yang menemaniku hari ini di sebuah tempat dimana aku sering menatap langit-langit tempat itu untuk sejenak menghela nafas dan menerawang tentang seuatu yang maya).

Sempat sirna sesaat, kemalasan itu menghampiriku lagi, sebuah “tai” yang cukup membuat susah apa pun di jagat ini…Akhirnya aku sempatkan juga, kudatangi tempat menulisku, ya..tempat menulisku dan tempatku berhugungan dengan siapa saja, ya..siapa saja bahkan setan pun bisa datang di tempat ini..ku coba untuk mengumpulkan kepingan dan fragmen memoriku untuk belajar menulis, sebuah pelajaran yang sudah lama aku ingin lakukan, paling tidak mencoba membuang sampah-sampah yang mengendap di tempurung kepalaku, bukan berniat membagikan sampah-sampah itu, tapi mencoba menyimpannya di tempat umum….karena tempat tersembunyi pun sekarang sudah tidak aman (seperti kejadian sabtu kemaren, teman adeku kehilangan semangat hidup karena sesuatu miliknya disimpan oleh orang lain di tempat tersembunyi lainnya)

Begitu mencoba booting ke sebuah komputer…dan coba masuk ke YM, tiba-tiba ada sesuatu yang kembali tersentil, ya..tersentil yang menghasilkan resonansi di hatiku yang nampaknya cukup signifikan dampaknya…

Sebuah perasaan yang aku sendiri sangat sulit untuk mendetailkannya…bahkan kembaranku pun yang entah dia ada di mana tak sanggup untuk melukiskannya di bingkai ku yang mungkin sampai sekarang masih disimpan rapi olehnya…

Yah…intinya, malam ini dan mungkin malam-malam ke depan buatku tidak jauh berbeda..sebagai makhluk kecil yang benci kemapanan aku sangat berharap malam-malam selajutnya buatku ada perbedaan…aku sama sekali tidak mengkoridorkan perubahan terhadap sesuatu..namun di hati yang terdalam ada saja sel kecil di hatiku yang mencoba menamparku untuk selalu jujur, selalu jujur, bahkan ditempat ini…

Mungkin, demikian sejenak tulisanku yang sangat tidak berarti bagi yang membacanya, namun paling tidak aku bisa dengan tenang melanjutkan alur hidupku untuk mengerjakan tugas model yang baru selesai sampai nomor 2.

Untuk siapa pun yang membacanya, aku sangat menghargainya, aku harap hidupmu bahagia dengan apa yang ada di sekitarmu..

-Guadeamus Igitur-

Advertisements

Responses

  1. Kq gx d’Lnjut’n,..?
    Bgus tuh tlsan’na,..

  2. He2..thanks for having read it..Sedang mencoba menulis “hal lain”, utk jenis tulisan seperti di atas sepertinya sudah ga sanggup kepalaku..Anyway, salam kenal..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: