Abstract—Case study can be also conducted in oil and gas industry. This paper presents guidance or framework for everyone who want to prepare and conduct case study in oil and gas sector. This paper is started from basic definition of case study continued with reasons to use case study in this sector. Then, type of case study and its context are determined. Beside that. guidance to provide protocol of case study is described on this paper. This paper is finished with real step of conducting case study, conclusion and points of evaluation.

I. INTRODUCTION


In some professional fields, eg. medicine, social work, law, all cases are studied and recorded (Ofori, 2009). However, in this paper we will not deal with that sectors. This paper describes step-by-step guidance for one who has passion to conduct case study in oil and gas industry. We will discuss each steps of developing case study in this sector, starting from basic definition of case study, finding reasons why we use case study method, determining type of case study until the most last steps, drawing some conclusions and discussing methods to evaluate whether our case study is good or not. Sometimes, during our discussion, we will use sample of case to be implemented in our discussion topic so that it can be explained more clearly.

Read More…

Advertisements
Posted by: Jaring | January 18, 2009

Kampusku, Rumahku, Tempat Baru Untuk Bertarung

Tak henti-hentinya, puji syukur kehadirat Allah SWT selalu dipanjatkan selepas melakukan kewajiban 5 waktu. Sebuah anugerah yang begitu indah. Salah satu mimpi yang terwujud, dengan berliku-liku, tidak mudah, penuh perjuangan dan stock semangat yang tidak boleh habis sama sekali.

National University of Singapore (NUS), baru mendengar beberapa tahun yang lalu saat memulai pencarian tempat kuliah. Lebih terdengar NTU (Nanyang Technological University) ketimbang NUS, paling tidak saat kuliah dulu di Bandung, kota yang penuh kenangan, tak kan terlupakan.

Berdasarkan QS TOP UNIVERSITIES ranking untuk tahun 2008, NUS berada di peringkat 30 dunia. Untuk lebih sedapnya, silahkan dibuka link berikut. Peringkat pertama dan kedua masih diduduki oleh HARVARD dan YALE Univeristy, di United States of America, kemudian disusul peringkat ketiga oleh universitas dari United Kingdom, University of Cambridge. Peringkat 1 sampai dengan 29 diduduki oleh negara-negara sebagai berikut: United States, United Kingdom, Australia, Japan, Canada, Switzerland, Hongkong, France, dan Singapore dengan NUS-nya. Sedangkan NTU (Singapore juga) untuk pemeringkatan universities dunia berada di peringkat 77. Bila berbicara regional Asia, NUS berada di peringkat 4, yaitu setelah University of Tokyo, Kyoto Univeristy, dan University of Hongkong. ITB sendiri berada di peringkat 315, naik cukup signifikan bila dibandingkan dengan peringkat 369 di tahun 2007.

Read More…

Posted by: Jaring | January 11, 2009

Dari Tempat Tinggal ke Kampus

Tempat tinggalku di Singapore berupa HDB. Apa itu HDB? Bisa refer ke tulisan yang ini. Berlokasi di daerah yang dinamakan Clementi, sedangkan kampus baruku berada di daerah Kent Ridge. Biar lebih sedap membayangkannya mari kita lihat pic berikut, dicomot dari PakDhe Google yang selalu setia menemani setiap saat.

Clementi and Kent RidgePicture 1. Map of Clementi and Kent Ridge Campus (NUS)

Letak kampus adalah sebelah tenggara tempat tinggalku. Sebenarnya NUS memiliki 2 kawasan kampus, yaitu Kent Ridge Campus (KRC) dan Bukit Timah Campus (BTC). Karena belum pernah ke BTC jadi ceritanya untuk yang KRC dulu.

Read More…

Posted by: Jaring | January 8, 2009

Tempat Tinggal di Singapore

Satu item permasalahan yang paling perlu mendapat perhatian lebih bagi orang yang berniat untuk tinggal di Singapore adalah tempat tinggal. Di samping monthly rental rate-nya yang cukup signifikan jumlahnya, pertimbangan memilih tipe tempat tinggal juga perlu dipikirkan. Berikut sedikit cerita tentang tipe-tipe tempat tinggal di Singapore, address numbering dan kisaran2 harga rentalnya.

HDB….Merupakan kependekan dari Housing Development Board. Salah satu jenis tempat tinggal di Singapore. Secara umum kepemilikan tempat tinggal di Singapore berada di 2 (dua) tangan, yaitu Government dan Private. Melalui sebuah lembaga yang memiliki wewenang, pemerintah S’pore membangun perumahan2 rakyat yang disebut dengan HDB. HDB ini bisa dimiliki oleh Singaporean alias orang yang berkebangsaan Singapore. Setelah dibeli/dimiliki, HDB tersebut bisa dipinjamkan atau disewakan, baik per room atau sekalian per unit.

Istilah Room dan Unit. Room itu maksudnya adalah kamar, kamar untuk tempat beristirahat, bisa tidur, junpalitan, dandan, ganti pakaian dan kegiatan2 pribadi lainnya. Room-pun memiliki 2 (dua) istilah, Common Room dan Master Room. Common Room tidak memiliki kamar mandi (bath room) di dalam ruangannya, jadi sharing dengan penghuni Common Room yang lain. Master Room punya kamar mandi sendiri di dalam ruangan tersebut. Biasanya luas ruangan Master Room lebih luas ketimbang Common Room.

Read More…

Posted by: Jaring | November 24, 2008

Masa Peralihan

Sudah banyak beredar di dunia per-milist-an (salah satunya) tentang bagaimana perjuangan sang kupu-kupu ketika dia harus berontak sekuat tenaga untuk bisa keluar dari kepompong demi menyambut dunia barunya. Dan juga banyak beredar cerita tentang perjuangan kupu-kupu yang dibantu oleh seseorang saat dia sedang berusaha keluar dari kepompong, hasilnya? Sang kupu-kupu tidak bisa terbang, karena otot2 yang seharusnya sudah terlatih (saat dia berjuang keluar dari kepompong) masih loyo. Loyo dan tidak terlatih karena perjuangan yang ia lakukan tidak sebagaimana mestinya.

Tidak jauh berbeda dengan masa peralihan dari seorang murid SMU menjadi seorang mahasiswa. Kenyamanan yang selama waktu SMU dia rasakan sedikit banyak harus ditinggalkan. Saat SMU, semuanya sudah diatur sedemikian rupa, sehingga tugasnya hanya berangkat ke sekolah, menuju ruang kelas (yang sudah tertera saat pendaftaran) dan guru datang silih berganti seiring bergantinya mata pelajaran. Kalo Mahasiswa? Dia harus selalu meng-update jadwal dan ruang tempat dia kuliah, karena setiap mata kuliah yang berbeda (biasanya) ruangannya juga berbeda. Itu hanya satu contoh kenyamanan yang hilang saat seseorang mengalami masa peralihan dari murid menjadi mahasiswa.

Read More…

Posted by: Jaring | August 29, 2008

Load Out and Sail Out of Peciko 5 Platform

Dalam konstruksi offshore platform, aktivitas Load Out dan Sail Out termasuk dalam rentetan akhir dalam urutan kegiatan konstrusi dan instalasi. Keterbatasan fasilitas fabrikasi merupakan point yang paling penting kenapa sebuah platform difabrikasi jauh dari tempat platform itu akan diinstal. Kali ini cerita tentang SWP-F, kependekan dari “Satellite Wellhead Platform – F” yang merupakan rangkaian dari Peciko Field Development Phase 5 Project. SWP-F ini akan diinstal di Blok Peciko yang untuk tahu lokasinya ada di mana bisa refer ke artikel lain dalam blog ini yang bertajuk “Offshore Site Visit I (BL-Bekapai)”. Lokasi Blok Peciko tidak jauh dari blok Bekapai yang ditandai dengan lingkaran. Kedua blok tersebut terletak masih di sepputaran Delta Mahakam, Kalimantan Timur, tentunya dengan penguasa daerah tersebut adalah TOTAL E & P Indonesie.

Sebelum cerita tentang fabrikasi, mari berjalan2 dulu ke Blok Peciko. Blok Peciko terletak kira2 setengah perjalanan menggunakan surfer dari TOTAL Senipah Jetty ke Blok Bekapai. Bila ditempuh dengan tug boat berkecepatan 4 knots, Peciko area bisa diraih dalam kurun waktu 3-4 jam, dengan demikian berjarak 14.03 Nautical Mile dari Senipah Jetty. Sampai dengan sekarang di Peciko area terdapat 6 platforms yaitu A (Alfa), B (Bravo), C (Charlie), D (Delta), E (Eko), dan K (Kilo) sedangkan Peciko Field Development sudah mencapai phase yang ke-6. SWP-F sendiri yang baru sailed away dari Nippon Steel Batam pada tanggal 23 Agustus 2008 masuk dalam rangkaian Peciko Field Development Phase – 5. Dari ke-6 existing platform, NISCONI dan Gunanusa berbagi dalam proses konstruksinya. Platfrom A, B, C dikerjakan oleh NISCONI, kemudian D, E, K dikerjakan oleh Gunanusa Utama Fabricator, dan untuk yang F kembali di-awarded ke NISCONI yang kemudian proses fabrikasinya dikerjakan di Nippon Steel Batam.

Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories